MENJAGA
SEMANGAT BERAMAL SHOLIH PASCA RAMADHAN
Oleh
Masruri, S.Ag (PAIF Kapanewon Girisubo)
Kenangan Ramadhan
Bulan
Ramadhan baru saja meninggalkan kita, bulan yang penuh barakah, ampunan dan
pembebasan dri neraka. Bulan tarbiyah yang mendidik kita
agar menjadi orang yang sabar,
tahan uji, pandai menahan hawa nafsu, menjadi orang yangg bertaqwa,
Bulan sedekah yng mengajarkan kepada kita
agar tumbuh jiwa kepekaan sosial atau solih sosial. Bulan mujahadah yang mengajarkan
kesungguhan dalam memerangi hawa nafsu, pedek kata Ramadhan bagi kita
perjalanan menuju Taqwa. Selain itu banyak keutamaan didalamnya;
Pertama, Puasa Ramdhan adalah hak Allah dan Dia
sendiri yang akan memberikan balasan pahala. Kedua, Puasa adalah perisai yang akan melindungi dari siksa neraka. Ketiga,
bau mulut orang yang puasa disisi Allah lebih harum dari minyak kasturi. Keempat, bagi orang yang puasa akan ada
dua kebahagiaan, kebahagiaan tatkala
berbuka dan kebahagiaan takala berjumpa dengan Allah besok di hari kiamat. Kelima, Berbuat satu kebaikan dibulan Ramadhan dibalas 10 sampai
700 kali lipat bahkan tak terhingga. Keenam,
Orang yang puasa Ramadhan akan melalui pintu kusus Ar Royan namanya. Ketujuh, Orang yang berpuasa karena
Allah akan dijauhkan darii siksa neraka sejauh 70 th perjalanan. Ke delapan, orang yang berpuasa karena
iman dan hanya mengharap pahala dari Alllah maka dosa-dosanya yang telah lalu
akan dihapuskan. Kesembilan, dibulan
Ramadhan pintu surga dibuka pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu. Dan kesebelas, dibulan Ramadhan ada
satu malam istimewa yaitu lailatul Qodar siapa yang beribadah pada malam itu
diberi pahala lebik baik dari seribu bulan.
Kini
hari-hari itu telah berlalu, harapan kita Allah mengabulkan doa kita supaya dipertemukan dengan Ramadhan yang akan datang.
Allah menerima semua ibadah yang kita lakukan selama Ramadhan.
Melesratiikan amal sholih duluar
ramadhan
Keberhasilan
puasa ramadhan ditandai adanya peningkatan amaliah pasca ramdhan, maka untuk
menjaga istiiqomah amaliah ramadahan segela lakukan ini:
1. Menjalankan
puasa 6 hari dibulan syawal, bisa dilakukan secara berurutan, bisa selang
seling, yang penting 6 hari dan dilakukan dibulan syawal. Boleh melunasi hutang
dulu baru puasa syawal atau sebaliknya, memang keutamannya nhyarutan puasa
dulu.
2. Menjaga
shalat fardhu dengan berjamaah ke masjid.
3. Mengerjakan
shalat shalat sunnat (tathawwu) yaitu shalat rawatib (2 rakaat sebelum subuh, 2/4 rakat sebelum
dhuhur, 2 rakaat sesudah maghrib, dan 2 rakaat sesudah isya’), shalat dhuha,
Tahajud, syukrul wudhu.
4. Merutinkan
sedekah, menyediakan kotak infak dirumah diisi tiap hari kalo bisa, nanti kalo
dah penuh bisa diberikan ke masjid bisa ke tetangga yang membutuhkan, bisa
sedekah apa saja, makanan, tanaman, tenaga pokoknya apa saja yang bermanfaat.
5. Sediakan
waktu untuk Tadarus Al qur’an setiap
hari, tiada hari tanpa membaca Al Qur’an.
6. Rajin
menghadiri pengajian untuk menambah ilmu
7. Mengamalkan
dzikir pagi dan petang.
Idul
fitri bukan milik orang yang pakaiannya bagus dan indah buukan milik mereka
yang makannya beraneka ragam, idul fitri milik mereka yang ketaanya kepada
Allah teurs bertambah.
0 Komentar